Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

11 Soal dan Jawaban Mengenai Hukum Acara Pidana

Soal (Esai) Hukum Acara Pidana

1. Apa yang dimaksud dengan penerapan asas terdakwa bebas dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Asas terdakwa bebas menjamin bahwa setiap terdakwa dianggap tidak bersalah hingga terbukti sebaliknya, dan hakim harus memutuskan berdasarkan bukti yang ada.


2. Bagaimana proses pelimpahan perkara pidana anak ke pengadilan umum?

Jawaban: 
Pelimpahan perkara pidana anak ke pengadilan umum dilakukan berdasarkan pertimbangan khusus, seperti tingkat kejahatan yang serius atau ketika terdakwa telah mencapai usia tertentu.


3. Jelaskan tentang penerapan asas akusatori dalam Hukum Acara Pidana!

Jawaban: 
Asas akusatori menekankan bahwa penuntutan pidana dilakukan oleh pihak yang berkepentingan (umumnya jaksa penuntut umum) dan bukan oleh pengadilan secara langsung.


4. Apa yang dimaksud dengan asas keterbukaan persidangan dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Asas keterbukaan persidangan menjamin bahwa persidangan dapat dihadiri oleh masyarakat umum, kecuali ada alasan tertentu yang memerlukan persidangan tertutup.


5. Bagaimana pengaturan tentang penangguhan penahanan dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Penangguhan penahanan dapat dilakukan oleh hakim dengan pertimbangan adanya jaminan yang cukup atau alasan kemanusiaan tertentu.


6. Jelaskan proses pemberian grasi dalam Hukum Acara Pidana!

Jawaban: 
Pemberian grasi adalah hak prerogatif presiden untuk mengurangi atau memberikan pengampunan terhadap sanksi pidana tertentu.


7. Apa yang dimaksud dengan penyitaan barang bukti dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Penyitaan barang bukti adalah tindakan mengambil alih dan menyimpan barang bukti untuk keperluan persidangan.


8. Bagaimana proses peradilan terhadap anak dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Peradilan anak melibatkan pengadilan khusus untuk anak dengan mempertimbangkan aspek perlindungan, pemulihan, dan tanggung jawab.


9. Jelaskan perbedaan antara hukum acara pidana materil dan hukum acara pidana formil!

Jawaban: 
Hukum acara pidana materil mengatur tentang delik dan sanksi pidana, sedangkan hukum acara pidana formil mengatur tentang prosedur dan tata cara dalam penanganan perkara pidana.


10. Apa yang dimaksud dengan prinsip res judicata dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Prinsip res judicata menyatakan bahwa suatu perkara yang sudah diputus oleh pengadilan tidak dapat diajukan kembali ke pengadilan yang sama dengan alasan yang sama.


11. Bagaimana pengaturan tentang peninjauan kembali putusan pengadilan dalam Hukum Acara Pidana?

Jawaban: 
Peninjauan kembali putusan pengadilan dapat diajukan oleh pihak yang merasa dirugikan dengan alasan tertentu, seperti adanya bukti baru atau kekeliruan hukum.