Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

22 Soal dan Jawaban Seputar Ekonomi Makro

Soal PG Ekonomi Makro

1. Dalam suatu perekonomian tertutup, permintaan agregat didefinisikan sebagai……
A. Tingkat harga umum yang berlaku dalam suatu perekonomian yang berpengaruh pada tingkat pendapatan pemerintah
B. Output produksi yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam satu periode waktu
C. Jumlah komponen pengeluaran yang dilakukan sektor rumah tangga (C), sektor swasta (I), dan pemerintah (G) terhadap barang jasa domestik
D. Harga aktual yang mempengaruhi masyarakat untuk melakukan konsumsi dan menabung sehingga berpengaruh pada tingkat pendapatan pemerintah

Jawaban:
C. Jumlah komponen pengeluaran yang dilakukan sektor rumah tangga (C), sektor swasta (I), dan pemerintah (G) terhadap barang jasa domestik


2. Penawaran agregat dalam suatu perekonomian tertutup menunjukkan hubungan antara….
A. Tingkat output total dengan tingkat harga umum dalam perekonomian
B. Penjumlahan output tiap produsen yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu
C. Tingkat pendapatan masyarakat dan keinginan untuk konsumsi dan menabung
D. Perubahan teknologi, modal, dan produktivitas tenaga kerjan dalam perekonomian

Jawaban:
B. Penjumlahan output tiap produsen yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu
 

3. Interaksi antara kurva permintaan dan penawaran agregat pada jangka pendek akan menghasilkan ……
A. Negara mengalami krisis ekonomi
B. Terbentuk tingkat harga umum dan output keseimbangan
C. Keuntungan mencapai titik maksimal
D. Kesempatan bagi investor untuk menanamkan modalnya

Jawaban:
B. Terbentuk tingkat harga umum dan output keseimbangan

 
4. Kenaikan dari upah riil disebabkan oleh ….
A. Tergesernya penggunaan tenaga kerja manusia oleh mesin
B. Semakin mahalnya harga bahan baku
C. Kenaikan permintaan tenaga kerja
D. Kualitas SDM yang semakin meningkat

Jawaban:
C. Kenaikan permintaan tenaga kerja

 
5. Guncangan yang menyebabkan terjadinya pergeseran kurva permintaan agregat sehingga output menurun dikatakan sebagai ….
A. Surplus ekonomi
B. Guncangan positif
C. Defisit ekonomi
D. Guncangan negatif

Jawaban:
D. Guncangan negatif

 
6. Kebijakan moneter ekspansif yang dilakukan oleh bank sentral dapat berupa....
A. Pemotongan pajak
B. Meningkatkan pengeluaran pemerintah
C. Membeli surat berharga bank sentral di pasar uang
D. Penambahan jumlah uang beredar dengan mencetak uang baru

Jawaban:
C. Membeli surat berharga bank sentral di pasar uang

 
7. Kondisi dimana kebijakan moneter ekspansioner yang dilakukan hanya akan meningkatkan
harga disebut sebagai…
A. Stabilitas ekonomi
B. Stimulus fiskal
C. Netralitas uang
D. Ketahanan perekonomian

Jawaban:
C. Netralitas uang

 
8. Alasan beberapa negara menggunakan sistem nilai tukar tetap adalah….
A. Kesempurnaan harga akan tercapai
B. Negara akan terhindar dari adanya krisis ekonomi
C. Nilai tukar akan stabil dan akan memperlancar perdagangan dan investasi
D. Intervensi pasar perdagangan internasional oleh suatu negara tidak akan terjadi

Jawaban:
C. Nilai tukar akan stabil dan akan memperlancar perdagangan dan investasi

 
9. Keluarnya modal (capital flight) secara besar-besaran akan membuat……..
A. Mendepresiasi nilai tukar dan membuat neraca modal defisit
B. Penambahan output perusahaan sehingga terjadi penambahan beban
C. Tingkat penguasaan pasar oleh negara berkurang
D. Pasar uang dan pasar barang dalam suatu negara tidak terkendali

Jawaban:
A. Mendepresiasi nilai tukar dan membuat neraca modal defisit

 
10. Dalam sistem nilai tukar mengambang, yang menyeimbangkan neraca pembayaran adalah….
A. Suku bunga
B. Jumlah uang beredar
C. Tingkat harga yang berlaku
D. intervensi dari pemerintah

Jawaban:
A. Suku bunga

 
11. Penyebab dari krisis ekonomi parah yang dialami oleh negara di ASEAN adalah….
A. Suku bunga yang merangkak naik tidak terkendali
B. Jumlah uang beredar sedikit
C. Neraca perdagangan mengalami defisit dan tidak adanya persediaan valuta asing
D. Intervensi dari pemerintah terhadap pengendalian nilai tukar gagal

Jawaban:
C. Neraca perdagangan mengalami defisit dan tidak adanya persediaan valuta asing

 
12. Kebijakan merubah sistem nilai tukar pada tahun 1997 dilakukan akibat adanya…..
A. Deregulasi keuangan yang lebih ketat
B. Contagion eàect dari jatuhnya nilai Bath Thailand sehingga kepercayaan investor hilang
C. Stagnasi dalam perekonomian Indonesia
D. Resesi berkepanjangan pasca krisis

Jawaban:
B. Contagion eàect dari jatuhnya nilai Bath Thailand sehingga kepercayaan investor hilang

 
13. Penyebab dari meningkatnya gagal bayar (non performing loan) pada masa resesi ekonomi
1998 adalah….
A. Kebijakan stabilisasi nilai tukar tidak sesuai yang dipatok pemerintah
B. Jumlah uang beredar bertambah
C. Surplusnya neraca perdagangan
D. Suku bunga yang sangat tinggi

Jawaban:
D. Suku bunga yang sangat tinggi


14. Fluktuasi dalam jumlah output yang diproduksi akan mengakibatkan....
A. Meningkatnya pendapatan petani
B. Tingkat penguasaan pasar oleh produsen lokal naik
C. Harga di pasar menjadi seragam
D. Fluktuasi dalam tingkat harga

Jawaban:
D. Fluktuasi dalam tingkat harga


15. Kesalahan individu dalam menerapkan Adaptive expectation adalah....
A. Petani hanya melihat keuntungan yang akan diperoleh tanpa melihat bagaimana proses dilakukan
B. Invidu hanya menggunakan data variabel yang diobservasi tanpa melihat informasi yang lain
C. Individu tidak mempersiapkan diri dengan kekuatan modal yang memadai
D. Fluktuasi dalam tingkat harga kurang diantisipasi individu

Jawaban:
B. Invidu hanya menggunakan data variabel yang diobservasi tanpa melihat informasi yang lain

 
16. Akibat dari pemerintah memberlakukan kebijakan moneter ekspansioner adalah…..
A. Kenaikan biaya harga
B. Adanya rasionalisasi secara besar-besaran
C. Banyak perusahaan yang gulung tikar
D. Penggantian penggunaan tenaga manusia ke mesin untuk efisiensi

Jawaban:
A. Kenaikan biaya harga

 
17. Dalam teori pertumbuhan neoklasik, yang menjadi faktor utama yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi adalah..
A. Pendidikan dan etos kerja
B. Sumber daya alam dan pembentukan modal
C. Teknologi dan motivasi
D. Pembentukan modal dan tenaga kerja

Jawaban:
D. Pembentukan modal dan tenaga kerja

 
18. Perekonomian berada pada kondisi steady-state ketika dalam keadaan…...
A. Pendapatan dan modal per kapita adalah konstan
B. Meningkatnya modal akan meningkatkan output
C. Penambahan tenaga kerja akan menambah pendapatan
D. Masuknya sumber daya lain akan meningkatkan produksi

Jawaban:
A. Pendapatan dan modal per kapita adalah konstan

 
19. Menurut Model Solow-Swan hal yang menunjukkan determinan penting dari persediaan modal pada kondisi mapan adalah....
A. Tingkat tabungan
B. Pertumbuhan ekonomi agregat
C. Jumlah output produksi
D. Ketahanan perekonomian

Jawaban:
A. Tingkat tabungan

 
20. Kemajuan teknologi tidak menyebabkan jumlah pekerja aktual meningkat akan tetapi menyebabkan…..
A. Efisiensi jumlah tenaga kerja meningkat
B. Input perkapita meningkat
C. Persediaan lowongan kerja menurun
D. Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan meningkat

Jawaban:
A. Efisiensi jumlah tenaga kerja meningkat

 
21. Pengertian dari konvergensi adalah....
A. Jumlah pekerja dan efisiensi pekerja dalam proses produksi negara miskin lebih baik dari negara maju
B. Penguasaan teknologi modern dan output perusahaan negara miskin mampu menandingi negara maju
C. Perekonomian negara miskin mampu tumbuh dan mengejar perekonomian negara maju
D. Kualitas SDM yang tinggi dan besaran upah mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu negara

Jawaban:
C. Perekonomian negara miskin mampu tumbuh dan mengejar perekonomian negara maju


22. Model yang mengatakan bahwa tabungan dan investasi dapat mendorong pertumbuhan yang berkesinambungan adalah model pertumbuhan....
A. Eksogen
B. Solow
C. Endogen
D. Muslow

Jawaban: 
C. Endogen