Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

12 Soal dan Jawaban Seputar Bank Sentral

Soal PG Bank Sentral

1. Bagaimana bank sentral dapat menggunakan operasi pasar terbuka untuk mencapai tujuan kebijakan moneter?
A. Dengan menetapkan suku bunga acuan
B. Dengan membeli dan menjual surat berharga di pasar terbuka
C. Dengan memberikan pinjaman langsung kepada sektor swasta
D. Dengan menetapkan nilai tukar mata uang

Jawaban: 
B. Dengan membeli dan menjual surat berharga di pasar terbuka


2. Apa yang menjadi risiko dari kebijakan suku bunga rendah dalam jangka panjang?
A. Peningkatan investasi sektor swasta
B. Meningkatnya utang pemerintah
C. Peningkatan daya beli masyarakat
D. Stabilitas harga yang terjaga

Jawaban: 
B. Meningkatnya utang pemerintah


3. Apa yang dimaksud dengan "bank sentral dengan target inflasi"?
A. Bank sentral yang tidak memiliki target inflasi
B. Bank sentral yang fokus hanya pada pertumbuhan ekonomi
C. Bank sentral yang menetapkan target tingkat inflasi tertentu sebagai sasaran utama kebijakan moneter
D. Bank sentral yang tidak memiliki tanggung jawab terhadap stabilitas harga

Jawaban: 
C. Bank sentral yang menetapkan target tingkat inflasi tertentu sebagai sasaran utama kebijakan moneter


4. Apa yang menjadi peran bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem pembayaran?
A. Menetapkan nilai tukar mata uang
B. Mengawasi dan memastikan kelancaran transaksi keuangan
C. Memberikan pinjaman kepada pemerintah
D. Meningkatkan suku bunga acuan

Jawaban: 
B. Mengawasi dan memastikan kelancaran transaksi keuangan


5. Apa yang dimaksud dengan "quantitative tightening" dalam kebijakan moneter?
A. Kebijakan untuk meningkatkan likuiditas perbankan
B. Kebijakan untuk menurunkan suku bunga
C. Kebijakan untuk mengurangi likuiditas perbankan dan menaikkan suku bunga
D. Kebijakan untuk menurunkan nilai tukar mata uang

Jawaban: 
C. Kebijakan untuk mengurangi likuiditas perbankan dan menaikkan suku bunga


6. Apa yang menjadi dampak dari terdepresiasinya mata uang nasional terhadap ekspor?
A. Peningkatan daya beli masyarakat
B. Peningkatan harga impor
C. Peningkatan volume ekspor
D. Penurunan daya saing produk ekspor

Jawaban: 
C. Peningkatan volume ekspor


7. Apa yang dimaksud dengan "financial stability" dalam konteks bank sentral?
A. Stabilitas harga yang terjaga
B. Stabilitas nilai tukar mata uang
C. Stabilitas sistem keuangan dan perbankan
D. Stabilitas pertumbuhan ekonomi

Jawaban: 
C. Stabilitas sistem keuangan dan perbankan


8. Bagaimana kebijakan suku bunga rendah dapat mempengaruhi harga aset seperti saham dan properti?
A. Menurunkan harga aset
B. Meningkatkan harga aset
C. Tidak memiliki dampak pada harga aset
D. Meningkatkan harga saham namun menurunkan harga properti

Jawaban: 
B. Meningkatkan harga aset


9. Apa yang dimaksud dengan "helicopter money" dalam konteks kebijakan moneter?
A. Uang yang diberikan langsung kepada masyarakat oleh bank sentral
B. Uang yang dihasilkan dari penjualan pesawat helikopter
C. Uang yang diberikan kepada pemerintah untuk pengeluaran publik
D. Uang yang disimpan oleh bank sentral dalam cadangan devisa

Jawaban: 
A. Uang yang diberikan langsung kepada masyarakat oleh bank sentral


10. Apa yang menjadi tujuan dari "financial inclusion" yang diadvokasi oleh bank sentral?
A. Menurunkan suku bunga
B. Memastikan akses ke layanan keuangan bagi semua lapisan masyarakat
C. Menjaga stabilitas harga
D. Menetapkan nilai tukar mata uang

Jawaban: 
B. Memastikan akses ke layanan keuangan bagi semua lapisan masyarakat


11. Bagaimana bank sentral dapat merespons krisis keuangan global?
A. Menaikkan suku bunga secara drastis
B. Melakukan intervensi dalam pasar valuta asing
C. Mengurangi cadangan devisa
D. Menarik semua uang kertas dan koin dari peredaran

Jawaban: 
B. Melakukan intervensi dalam pasar valuta asing


12. Apa yang menjadi dampak dari kebijakan "negative interest rates" terhadap tabungan masyarakat?
A. Peningkatan keuntungan dari tabungan
B. Penurunan keuntungan dari tabungan
C. Tidak ada dampak pada tabungan
D. Penarikan seluruh tabungan dari perbankan

Jawaban: 
B. Penurunan keuntungan dari tabungan